si Miskin dan si Kaya

Di sebuah supermarket terjadilah dialog yang menarik perhatian banyak orang di sana. rupanya ada seorang pelayan supermarket tersebut bersalah kepada salah seorang pengunjung.

"Kamu tidak tahu siapa saya ya?"bentak si pengunjung."Maaf ,Pak,"kata si pelayan ."Maaf,maaf saya bisa beli kamu tahu?"bentak si pengunjung lagi. Rupanya orang kaya ini lebih hebat dari Tuhan,sehingga mampu membeli pelayan tersebut.Seringkali orang miskin dianggap sebagai "mahluk" yang "Kurang manusia"dibandingkan dengan orang kaya.Kalau orang miskin yakin dengan pendapatnya,dia akan dibilang keras kepala;kalau orang kaya yang demikian dia akan dibilang berpendirian teguh.Orang miskin yang melakukan sesuatu dan salah,akan dibilang ceroboh;orang kaya akan dibilang berani ambil resiko.Yah, hal-hal semacam itulah.Orang miskin akan selalu tampak salah.Tapi dengar, Firman Tuhan jelas sekali mengatakan bahwa sesungguhnya Dia bukannya melupakan orang yang miskin.Lalu apa yang harus kita lakukan?Kalau kita saat ini sedang kaya,ya jangan menganggap sebelah mata orang lain yang tidak yang tidak semakmur kita. Bukankah harta yang sesungguhnya bukan di bumi?Bagi kita yang saat sedang miskin,ya jangan minder.Saat ini,kalau ada orang-orang yang tidak memandang kita,dan kemudian pada waktu kita kaya,tiba-tiba jadi sahabat terbaik kita….Yah,Anda tentukan sendiri.Saat sedang miskin,adalah saat yang sangat tepat untuk menyeleksi teman.Teman–teman kita waktu kita sedang miskin,biasanya"lebih teman"

dibandingkan dengan orang-orang yang mau menjadi teman kita waktu kita sedang kaya.

Leave a Reply