Hati yang gembira

Orang yang bergembira bukan berarti orang yang bebas dari persoalan hidup.Mereka memandang masalah dan penderitaan itu sebagai sarana untuk pertumbuhan mental dan kerohanian.Bagaimana cara membuat hati yang gembira?

(1).Buang Kekuatiranmu.

Kekuatiran tidak akan membuat kehidupan kita semakin ringan,justru sebaliknya akan semakin memperberat.Kekuatiran tidak banyak gunanya(Mat 6;27).apakah itu berati kita hanya pasrah saja?Burung-burung memang dipelihara oleh Tuhan(ay 25:26),tapi Tuhan tidak melemparkan makanan kesarangnya,bukan?Kita harus tetap berusaha,sambil dilandasi keyakinan bahwa Allah tetap memelihara kita.

(2). Memakai Kacamata Kekekalan.

kita memandang segala sesuatu dalam sudut pandang Allah.Kita menjalani penderitaan itu dengan tabah dilandasi keyakinan bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita(Rom8 :28).

(3). Menerima Kenyataan..

Kita tidak bisa mengatur semua hal di dunia ini supaya sesuai dengan kehendak kita.Ada hal-hal tetentu,terutama faktor yang ada di luar kita,yang tidak dapat kita ubah.Terhadap kenyataan yang tidak dapat kita ubah,kita sebaiknya bersikap pasrah dan menerima kenyataan dengan perasaan damai.

(4).Menghitung Berkat/Bersyukur.

Bersyukur berarti berterima kasih dan menghargai apa yang kita miliki saat ini.Rasa syukur memenuhi perasaan hati kita dengan rasa gembira karena merasa diberkati dengan banyak karunia. Benyamin Franklin mengatakan kita tidak pernah menghargai air sampai suatu saat nanti ketika sumber air kering.Kita kadang-kadang menghargai orang-orang.benda atau kemudahan yang kita miliki,sampai suatu ketika kita kehilangan semua itu.Yang penting bukanlah berapa banyak yang kita miliki,tetapi berapa banyak yang kita nikmati,demikian Charles Spurgeon.

One Response to “Hati yang gembira”

  1. sicantik Says:

    Bener sich.. api pada kenyataannya.. sulit benar yach untuk memiliki hati gembira..
    Ada resep ces pleng lagi kan..

Leave a Reply