Archive for October, 2006

Manajemen Hati

Monday, October 16th, 2006

Suatu kali kami menggoda seorang teman yang telah sukses dalam bisnis.,"Wah,karirmu bagus sekali.Hebat kamu.Eh,uangmu sebanyak itu untuk apa sih?"Ia menjawab dengan santai tetapi nada suaranya begitu serius,"Selain untuk keluarga dan keperluan lain,semua ini tentu untuk persiapan hari tua.Nanti kalau saya sakit parah,biar anak-anak tidak repot untuk membiayai saya.Jawaban itu bikin kami makin usil,"Kamu kok jakin sekali akan sakit parah?Enaknya, kamu sakit sekarang saja.Kalau menunggu tua,kamu belum tentu bisa berobat.Jangan-jangan nanti anakmu nakal.Uangmu bisa dihabiskan.Kamu yang tergolek tak berdaya akan dibiarkan begitu saja.Bisa jadi,kamu malah didoakan lekas mati!"Mendengar tanggapan usil kami, ia sedikit terperanjat.Sejenak ia terbengong mukanya merah padam.Ia terdiam.Ia tak menjawab apapun.Secara kodrati,kita semua dikaruniai daya kekuatan oleh Tuhan untuk bekerja dan meraih cita-cita.Namun,kadangkala kita kebingungan dalam mengengolah hasil yang dicapai.banyak orang kaya justru menjadi pelit terhadap sesama. Tidak sedikit yang dihinggapi rasa takut sampai tidak bisa tidur karena gelisah dengan hartanya. Kerapkali lubang pintu surga tertimbun oleh onggokan uang segudang. Apa yang diperlukan saat hidup kita begitu berlimpah? Manjemen hati adalah salah satu alternatif jawaban.Sebuah hati yang dibiarkan terbuka untuk menampung segala kemiskinan dan penderitaan dunia.Seseorang boleh menjadi kaya,tetapi sikap hati selalu sederhana dan miskin,agar tidak menyombongkan diri dan mengandalkan harta bendanya.Seorang boleh pandai,tetapi tetap rendah hati,agar tidak memperalat sesama untuk kepentingan sendiri.